Hening Pagi, Sangkar, dan Bayi Burung
30 Juni 2008
Air wudhu, aku membasuhkan kedua tangan dan wajahmu. Angin melantunkan tartil kesucian, detik mencuri waktu.
30 Juni 2008
Air wudhu, aku membasuhkan kedua tangan dan wajahmu. Angin melantunkan tartil kesucian, detik mencuri waktu.
Aku menghibur diri di Phobos, salah satu bulan Mars berangkat dari wahana Soyuz Rusia,
sambil bertugas mengumpulkan semua batu untuk dijadikan specimen, sehingga manusia
bisa belajar tentang Mars (konon kepintaran lesbian bertambah dari sumber energi Mars).
Smart One versus Scramble One, dua misi ke Mars sekaligus, misi cerdas, namun entah
mengapa aku juga ingin urat maluku putus, sehingga dengan mudah bisa mengambil
ide apa saja dari S-1, dan menjadi super power di seluruh jagat Mars, di planetku sendiri.
30 Juni 2008
Pohon melambai, anjing menggonggong kafilah berlalu karena sandalnya putus, gunung meletus, pak Haji serius main golf hole in one…dunia pun tertawa. Salad@Traders, nyumie.
“Dyyy!!! Dyyy!!!”
Ingin menunjukkan Beruang Teddy yang ada di depan matamu. Aku berjuang
melakukan telepati agar bisa melihat Teddy Bear itu, namun buntu. Kamu tahu
Nak hati dan pikiran beku, dingin…Ujung-ujung jemari yang sedang memegang
handheld telepon kaku terasa ingin menyentuhmu.
Engkau mulai menghitung… satu, du—a, ti—ga,—em—pat, li—ma, ……., tu—juh,
…pan,… luh. Tiga kali merunut angka, sebanyak itu pula engkau enggan mengucapkan angka enam… apa ENAM menyulitkan lidahmu Nak… perlukah kupatahkan huruf E-nya sehingga kamu bisa menyebut Nam?
30 Juni 2008
Kangen blacky kecil, butuh menyentuhmu Nak. Bauku Azzura.
29 Juni 2008.
Engkau datang lagi, dan aku tak peduli sambil menyantap dua piring edamame bercampur shasimi. Bauku bodyshock caramel, sport bra next,and benetton panty.
28 Juni 2008 Melelahkan, fitnah kejam, dunia lolipop yang mengerikan. Bauku kecewa terbungkus sabar, semoga penyebar fitnah masuk ke dalam syurga terbaik-Nya.
28 Juni 2008 Badanku bersih bergelung spa,menipedicure facial,dan mahkota yang dibasuh jutaan bubles. Bauku bodyshock.
27 Juni 2008
Lancome, Fragrance, sensibly sensational movement hmm, wedding ring, bodycare body shock. Love you.
Kita berdiam di bawah rimbun beringin, membaca doa di kertas kecil tadi, sambil menyatukan dua rengkuh tangan. Kau memberikanku langit, menyibak awan, membiarkan mentari menyinari sisi relung hati yang redup. Kita menyimpan sensasi syahdu dalam sehelai tisu bersih.
Kamu menyapu bulir di mata, tertegun dalam dialog indah tentang-Nya.
27 Juni 2008
Belajar mencintai, belajar memahami, belajar merenung, belajar ikhlas, belajar menjadi seseorang yang menentramkan.
BPOM aneh, razia tapi merahasiakan. Scholarship itu di depan mata.
Kamu goyangin perut, kepala dengan semangat, namun anehnya wajah itu tanpa ekspresi percis seperti wajah bunda kalau lagi serius. Terkadang aku sendiri merasa tidak kenal dia ketika wajahnya sangat terfokus pada satu hal, namun sekonyong-konyong tertawa sekerasnya setiap melihat kelucuan itu. Kamu begitu mirip bunda anak beruangku.
Nak apa kamu masih suka bengong dan melongo memperhatikan puzzle-puzzle yang berserakan di lantai? Apa masih suka mengamuk dan marah balik kalau dilarang melakukan sesuatu yang tidak baik?
Aku kangen suasana kita berayun di hammock, melihat bunda duduk di meja makan sambil membaca koran, membiarkan kita melakukan kegilaan berdua.
27 Juni 2008
Frenchfries, jus terong belanda, Fossil watch, Cassa jatuh di gunung Salak.
Ini bukan dramatisir, apalagi dialog-dialog kebencian itu berdasarkan rasa cinta yang terpendam jauh. Kamu tahu? Aku ingin gila-gilaan berbuat kebaikan setelahnya… ketika konflik dan emosi itu membuat argumen tragis tentang kita.
Mengapa aku masih menyimpan tulisan-tulisan kecil itu dalam lembaran-lembaran buku usang, padahal drama borjuis ini semakin hari semakin mengubah nilai-nilai yang pernah ada dulu.
Kamu sudah tak peduli, dan aku peduli.
27 Juni 2008
King Size, Next panty bra, Bodyshop milkbody, Rockport shoes, hmmm bauku Azzura Chrome