Dua Hari, SepociKopi, dan Berhias
Dua hari…
2 X 24 jam.
SepociKopi.
Berhias…
31 Mei 2009
Bersiap memuaskan hasratmu…
31 Mei 2009
Bersiap memuaskan hasratmu…
Tengah hari pukul 12.
Ketika hidung memerah.
Aku memakai parasut…
Terlintas terjun di sekitar danau
yang penuh dengan burung migran…
31Mei 2009
Passionately…
Hon
Pohon…
Langit masih memberiku lembayung.
untuk kulukis cahayamu yang masih biru.
31 Mei 2009
Mencintaimu…
Pria gagah itu menyetir.
Dalam kepahlawanan.
Sambil memanjang tanya.
Apa yang ada di benakmu.
30 Mei 2009
Dari belakang punggung
Kuhitung hitam rambutnya
30 Mei 2009
…
29 Mei 2009
So sweet Ma…
Morning chat with Sulung.
Nak.
Lihatlah aku menjelang hari jadimu.
Bersama jaran kepang.
Mustang berbentuk anyaman bambu.
Melukis gerak penunggang kuda.
Di bawah barisan pohon peneduh.
Sambil membawa jaras berisi Teddy Bear.
29 Mei 2009
Tentang bungsu.
Jaras: keranjang bambu di bawa dengan menjinjing.
Mustang: kuda hitam
Dalam senandung japin.
Kuberdzikir… atas tanganmu
yang mensucikan alas kakiku.
29 Mei 2009
Terima kasih ketulusan.
29 Mei 2009
Pohon, tanah, dan aku.
Dear Juno.
Dulu.
Tugasku menabuh tambur berirama.
Janggung meronggeng.
Menumpu badan di atas ruang tarian pada celah dua kakinya.
Membuat jiwa raga itu tumbuh besar dan dewasa.
Sekarang aku menari di luar dua belah sisi selangkangan tersebut.
Pada ruang lebih besar dan luas.
Tapi dari jauh.
Memerhati caranya mengeksplorasi ruang bebas antara dua belah kaki itu.
Bersama peronggeng lain…
29 Mei 2009
Terkadang aku terjatuh oleh gerakan bodoh.
Namun bahagia dengan kebodohan itu.
Tapi ia…saat terjatuh bergumam padaku…
Menyalahkan lantai yang tak rata…